Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
pro rumah

Pusat penjualan LANTAI KAYU

Hubungi Kami
Pusat Lantai Kayu Terbesar dan terlengkap di Indonesia, dapatkan harga langsung Pabrik, Tersedia jasa pasang bergaransi !!!

Plus Minus Kayu Cedar/Aras, Kontraktor Wajib Tahu!

kelebihan dan kekurangan kayu cedar atau aras

Dalam dunia konstruksi yang terus berkembang, pilihan bahan bangunan bisa jadi momen krusial yang menentukan suksesnya sebuah proyek. Salah satu bahan yang lagi rame diperbincangkan adalah kayu cedar atau biasa disebut kayu aras. 

Sebelum kita masuk ke dalam detilnya, ayo kita kenalan lebih dekat dengan kayu cedar ini. Kenapa sih kayu cedar ini begitu istimewa? Apa yang bikin dia berbeda dan cocok buat proyek konstruksi kita? 

Mulai dari tahan terhadap serangga sampai kecantikan alaminya yang bikin mata melirik, mari kita eksplorasi kenapa kayu cedar bisa jadi pilihan utama buat proyek konstruksi yang ambisius.

Baca Juga: Karakteristik Kayu Jati Perhutani Sebagai Primadona Pertukangan

Kelebihan Kayu Cedar dalam Konstruksi

kelebihan dan kekurangan kayu cedar atau aras

1. Tahan Lama Terhadap Serangan Hama

Salah satu keistimewaan kayu cedar yang mencolok adalah ketahanannya terhadap serangan hama. Berkat kandungan minyak alaminya, kayu ini seperti superhero anti-serangga, menjauhkan rayap dan serangga nakal. Perlindungan ekstra ini tidak hanya menghindari kerusakan struktural, tetapi juga menjaga proyek konstruksi Anda dari serangan tak diinginkan.

2. Kekuatan dan Daya Tahan Cuaca Optimal

Kayu cedar tak hanya cantik, tapi juga tangguh. Dengan serat yang kokoh, kayu ini memberikan dukungan yang luar biasa pada bangunan Anda. Apakah panas, dingin, hujan, atau sinar UV, kayu cedar tetap prima. Kemampuannya menyerap dan melepaskan uap air juga membantu menjaga stabilitas struktural, karena kita tahu cuaca bisa 'nyeleneh' kadang-kadang.

3. Keindahan yang Mencuri Perhatian

Estetika kayu cedar atau kayu aras ini nggak bisa dipandang sebelah mata. Warna alaminya yang unik, mulai dari coklat merah sampai kuning keemasan, memberikan sentuhan elegan pada bangunan Anda. Pola serat yang alami menciptakan daya tarik visual dan menambah nilai artistik pada desain arsitektural. Gaya dan keindahan, semuanya dalam satu bungkus kayu cedar.

4. Ringan dan Gampang diolah

Beratnya yang enteng membuat kayu cedar jadi pilihan cerdas. Proses instalasi jadi lebih simpel, nggak perlu alat berat yang ribet. Ringannya juga memudahkan transportasi dan pengelolaan material selama konstruksi. Hemat biaya dan nggak ribet, itulah kayu cedar.

5. Ramah Lingkungan

Di zaman kepedulian lingkungan, kayu cedar jadi pilihan bertanggung jawab. Pilihlah kayu cedar dari hutan berkelanjutan untuk dukung penebangan yang bijak. Kayu cedar yang mudah terurai juga membantu mengurangi jejak lingkungan. Jadi, selain bikin bangunan jadi ciamik, kita juga peduli lingkungan!

Kekurangan Kayu Cedar/Aras dalam Konstruksi

kelebihan dan kekurangan kayu cedar atau aras

1. Harga yang Agak 'Wah'

Salah satu kekurangan utama kayu cedar adalah harganya yang agak 'wah'. Memang, nggak bisa dipungkiri kalau harganya lebih tinggi dibanding alternatifnya. Tapi, bayangkan itu sebagai investasi buat kualitas dan keunggulan yang bakal kamu dapatkan. Harga sebanding dengan kualitas, kan?

2. Perlu Perawatan Ekstra

Meski kuat, kayu cedar butuh perawatan rutin. Bersihin, lapis perlindungan, dan semprot anti-serangga, semuanya perlu dilakukan. Investasi waktu dan biaya, tapi itu jalan preventif untuk jaga penampilan dan umur panjang kayu cedar. Intinya, 'kan lebih baik mencegah daripada mengobati?

3. Sensitif Terhadap Kelembaban

Kelembaban bukan musuh abadi kayu cedar. Di lingkungan dengan perubahan kelembaban tinggi, kayu ini bisa 'ngeprut' atau membengkak. Untungnya, perlakuan anti-kelembaban dan pemilihan lingkungan yang sesuai bisa bantu atasi masalah ini. Pahami karakteristik kayu dan pilih metode konstruksi yang tepat, problem solved!

Baca Juga: Berikut Daftar Jenis Kayu yang Tahan Terhadap Air

4. Ketersediaan yang Terbatas

Kadang-kadang, mencari kayu cedar bisa jadi 'pencarian harta karun'. Keterbatasan pasokan, terutama di daerah tertentu, bisa bikin proyek jadi 'molor'. Solusinya? Pilih alternatif atau komunikasi baik dengan pemasok. Plan ahead dan bangun hubungan baik, jadi pasokan nggak bakal jadi masalah.

Dalam menghadapi segala kelebihan dan kekurangan kayu cedar, kontraktor konstruksi perlu strategi cerdas. Pahami karakter kayu ini, ambil langkah-langkah bijak, dan kamu bakal maksimalkan manfaatnya sambil ngehadapi tantangan. 

Pemilihan kayu cedar atau kayu aras harus sesuai dengan tujuan proyek, jadi pikirkan matang-matang aspek kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu, proyek konstruksi kamu bakal jadi sukses!