Serba-Serbi Flooring WPC yang Menarik Untuk Dibahas
Flooring WPC (Wood Plastic Composite) merupakan salah satu material lantai sintetis yang saat ini cukup populer setelah vinyl dan SPC.
WPC sendiri terbuat dari campuran bahan serat kayu, plastik daur ulang, dan bahan aditif lainnya yang diproses hingga berbentuk sebuah papan kokoh dengan motif menyerupai kayu.
Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar flooring WPC, yuk simak langsung ulasannya dibawah ini.
4 Fakta Flooring WPC
1. Untuk Penggunaan Indoor
Pada penggunaannya, flooring WPC biasa diaplikasikan di dalam ruangan karena dapat meningkatkan nilai estetika.
Tak hanya itu, lantai WPC juga memiliki tekstur permukaan yang cukup halus sehingga sangat nyaman ketika diinjak dengan kaki telanjang.
Tentunya flooring WPC ideal digunakan di berbagai ruangan seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang kerja, kamar tidur, perkantoran, café, dan bangunan komersil lainnya.
Apakah flooring WPC bisa digunakan untuk outdoor? Perlu diketahui, bahwa flooring WPC hanya dirancang untuk penggunaan indoor saja.
Sedangkan untuk kebutuhan outdoor, anda bisa menggunakan decking WPC.
Baca selengkapnya: Kelebihan dan Kekurangan Decking WPC
2. Memiliki Struktur yang Kokoh
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa salah satu keunggulan flooring WPC terdapat pada strukturnya yang lebih stabil dibanding vinyl maupun laminate.
Ya, sebab bagian intinya terbuat dari campuran serbuk kayu dan plastik berkualitas tinggi, sehingga memiliki struktur yang kokoh namun tetap ringan.
Dengan strukturnya yang kokoh, lantai WPC lebih tahan terhadap perubahan suhu maupun kelembapan.
Itu artinya, risiko pemuaian dan penyusutan bisa diminimalisir sehingga permukaan lantai tetap rata dan nyaman digunakan untuk jangka panjang.
Disisi lain, biasanya permukaan flooring WPC sudah dibekali dengan wear layer yang berperan sebagai pelindung dari goresan.
Berkat adanya lapisan pelindung tersebut, tentunya tampilan lantai tetap terlihat menarik meski digunakan di area dengan lalu lintas tinggi.
3. Tampilan yang Mirip Kayu
Flooring WPC banyak disukai karena tampilan visualnya yang mirip dengan kayu asli, sehingga dapat menciptakan kesan natural sekaligus elegan.
Adapun varian motif kayu yang tersedia mulai dari warna terang seperti oak, maple, hingga warna gelap seperti walnut atau jati.
Berkat varian motif tersebut, tentunya dapat memudahkan anda untuk memilih flooring WPC yang sesuai dengan konsep interior.
Entah itu interior bergaya minimalis, modern, klasik, Scandinavian, industrial, dan lain sebagainya.
Kehadiran flooring WPC mampu menyuguhkan nuansa kehangatan sekaligus eksklusif, tanpa membutuhkan biaya perawatan yang tinggi seperti halnya lantai kayu solid.
4. Proses Instalasi dan Perawatan yang Cukup Mudah
Alasan lain yang membuat flooring WPC semakin banyak diminati, yakni proses pemasangannya yang relatif mudah dan singkat.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena sebagian besar produk flooring WPC dibekali dengan sistem click lock yang akan membuat setiap papannya bisa saling mengunci tanpa harus dilem maupun dipaku.
Tak hanya sekedar menghemat waktu, biaya operasionalnya juga bisa ditekan karena proses pengerjaannya yang singkat.
Bahkan, flooring WPC bisa dipasang diatas lantai keramik selama kondisi permukaannya rata dan stabil.
Soal perawatan, lantai WPC hanya perlu dibersihkan secara rutin dengan alat-alat sederhana seperti sapu berbulu halus, kain pel yang agak lembab, dan sesekali di vacuum.
Tak seperti lantai kayu solid yang memerlukan coating ulang secara berkala, flooring WPC tidak membutuhkan proses finishing tambahan.
Agar usia pakainya lebih lama, sebaiknya hindari penggunaan cairan pembersih dengan bahan kimia yang terlalu keras saat mengepel.
Selain itu, usahakan juga untuk tidak menggunakan sepatu hak tinggi agar permukaan lantai WPC tidak tergores.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai seluk beluk seputar flooring WPC, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan penambah wawasan.




