lantai kayu

Pusat Penjualan Lantai Kayu

Hubungi Kami
Pusat Lantai Kayu Terbesar dan terlengkap di Indonesia, dapatkan harga langsung Pabrik, Tersedia jasa pasang bergaransi !!!
WhatsApp

Kelebihan dan Kekurangan Decking WPC yang Harus Dipertimbangkan

Kelebihan Kekurangan Decking WPC

Kelebihan Kekurangan Decking WPC - Pada penggunaannya, deck WPC biasa dijadikan sebagai pelapis lantai di area outdoor seperti taman, halaman, balkon, rooftop, hingga pinggiran kolam. 

Seperti material pada umumnya, decking WPC juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. 

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mending simak langsung ulasan dibawah ini. 

Kelebihan Decking WPC

1. Memiliki Daya Tahan yang Bagus Terhadap Cuaca

Deck WPC sudah terbukti mampu bertahan di berbagai kondisi cuaca, seperti paparan sinar matahari, air hujan, dan perubahan suhu dalam jangka panjang. 

Kelebihan Decking WPC

Berbeda dengan material kayu asli yang kerap mengalami pelapukan hingga retak jika tidak diberi perawatan rutin. 

Decking WPC memiliki tingkat ketahanan yang lebih baik terhadap pengaruh cuaca, sehingga usia pakainya lebih awet. 

Tak hanya tahan cuaca, ia juga tidak mempan terhadap serangan rayap maupun hama serangga lainnya. 

Ya, sebab WPC memiliki kandungan bahan plastik berkualitas tinggi yang membuatnya tidak disukai oleh rayap. 

Baca juga: Harga Decking WPC dan Aksesorisnya

2. Perawatan yang Cenderung Mudah

Kelebihan Decking WPC

Perawatan deck WPC memang lebih mudah dibandingkan kayu solid, karena ia tidak memerlukan proses pelapisan ulang menggunakan cat, melamine, maupun coating secara berkala. 

Dalam menjaga kebersihannya, anda hanya perlu membersihkan permukaan decking dengan air dan kain pel atau sikat berbulu lembut. 

Dengan perawatannya yang cenderung simpel, tentu hal ini sangat membantu dalam menghemat biaya perawatan jangka panjang. 

3. Tampilan Elegan Dengan Variasi Warna

Decking WPC dibuat dengan tekstur dan motif yang menyerupai kayu asli, sehingga dapat menciptakan kesan natural sekaligus elegan. 

Kelebihan Decking WPC

Menariknya lagi, deck WPC tersedia kedalam berbagai varian warna pilihan mulai dari cokelat muda, cokelat tua, abu, krem, hingga charcoal. 

Dengan varian warna yang tersedia, tentu bisa anda pilih sesuai dengan konsep hunian. Entah itu gaya minimalis, modern, klasik, tropis, industrial, dan sebagainya. 

Kekurangan Decking WPC

1. Harga yang Tinggi Diawal Pemasangan

Jika dibandingkan dengan material kayu asli, harga decking WPC memang lebih tinggi diawal pemasangan.

Tingginya biaya tersebut meliputi pembelian material dan sistem pemasangan, sehingga harus dipertimbangkan untuk proyek dengan budget terbatas. 

Tapi jika dihitung dalam jangka panjang, biaya ini akan terbayar dengan minimnya biaya perawatan. 

Ya, sebab anda tidak perlu mengeluarkan biaya rutin untuk proses pelapisan ulang, pergantian papan akibat rayap, dan perbaikan karena pelapukan seperti yang sering terjadi pada decking kayu solid. 

2. Berpotensi Memuai dan Menyusut

Meski tahan terhadap cuaca, deck WPC tetap berpotensi mengalami pemuaian dan penyusutan ketika terjadi perubahan suhu. 

Maka dari itu, proses pemasangannya harus dilakukan sesuai standar dengan memberikan jarak antar papan untuk ruang ekspansi. 

Apabila decking WPC dipasang terlalu rapat, maka permukaannya bisa berubah bentuk hingga bergelombang. 

3. Tampilan Tidak Senatural Kayu Solid

Meski tekstur dan motifnya dibuat menyerupai kayu, namun tampilan deck WPC tetap terasa berbeda dengan kayu asli saat diamati dari jarak dekat. 

Untuk mereka yang mengedepankan kesan otentik dari tekstur, aroma, dan serat kayu alami, tentunya visual decking WPC tidaklah senatural kayu asli. 

Meski demikian, deck WPC tetap banyak diminati karena daya tahannya yang lebih bagus dari kayu solid. 

Bahkan, banyak yang tidak terlalu mempermasalahkan tampilan jika dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh dari tingkat ketahanan maupun kemudahan perawatan decking WPC. 

Nah, itu dia beberapa kelebihan dan kekurangan dari decking WPC yang bisa anda pertimbangkan sebelum membelinya.