Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
pro rumah

Pusat penjualan LANTAI KAYU

Hubungi Kami
Pusat Lantai Kayu Terbesar dan terlengkap di Indonesia, dapatkan harga langsung Pabrik, Tersedia jasa pasang bergaransi !!!

Mengintip Kelebihan & Kekurangan Lantai Linoleum

 

Kelebihan kekurangan lantai linoleum

Kelebihan kekurangan lantai linoleum – Desain lantai yang standar-standar saja terkadang membuat tampilan rumah terasa monoton.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena desain lantai memiliki peranan yang cukup penting terhadap tingkat keindahan hunian.

Untuk menciptakan nuansa yang lebih baru dalam hunian, tentu saja kamu harus menggunakan material pelapis lantai yang baru juga. Ya, salah satunya dengan menggunakan lantai linoleum.

Akan tetapi, penggunaan lantai linoleum di Indonesia memang masih terbilag minim. Pasalnya, lantai linoleum kalah populer oleh lantai parket maupun vinyl.

Apa Itu Lantai Linoleum?

Dari segi materialnya, lantai Linoleum terbuat dari perpaduan bahan alami seperti linseed oil (minyak biji flax), resin pohon pinus, serat rami, mineral-pigmen, dan serbuk gabus.

mengenal material linoleum

Sehingga semua bahan tersebut akan direkatkan pada material berbahan dasar dari kain serat yang berupa kanvas.

Itulah yang menjadi alasan, mengapa material lantai linoleum dinilai lebih ramah lingkungan. Menariknya lagi, bagian lapisan permukaan lantai linoleum juga terbuat dari bahan alami.

Pada umumnya, lantai linoleum diaplikasikan untuk interior bangunan yang berupa hunian maupun bangunan komersil.

Tak hanya itu saja, lantai linoleum menawarkan harga yang lebih murah ketimbang lantai vinyl maupun keramik.

3 Tipe Lantai Linoleum

3 Tipe Lantai Linoleum

Pada dasarnya, lantai linoleum yang tersedia dipasaran terdiri dari tiga tipe berbeda. Tentunya pada masing-masing tipe lantai linoleum tersebut memiliki karakteristik tersendiri.

Nah, berikut tiga tipe lantai linoleum yang bisa kamu pilih:

* Artoleum

Artoleum adalah jenis lantai yang tersedia kedalam berbagai varian motif, mulai dari motif polos, bintik-bintik awan, hingga motif kulit buaya.

* Walton

Begitu juga dengan jenis walton yang menyediakan beragam varian motif, seperti serat kayu, beton, hingga motif bernuansa kontemporer.

* Marmoleum

Sesuai dengan namanya, jenis marmoleum ini mengusung motif menyerupai batu marmer. Sehingga tak heran jika penggunaan lantai marmoleum dapat mempertegas kesan mewah dan elegan dalam hunian.

Artikel Terkait: Yuk, Kita Intip Spesifikasi Lantai Marmer

Kelebihan Lantai Linoleum:

  • Materialnya yang ramah lingkungan
  • Mempunyai daya tahan yang mumpuni
  • Tersedia berbagai varian motif dan warna
  • Mudah dipasang dan dibersihkan
  • Tidak mempan terhadap serangan rayap
  • Sifatnya yang fleksibel

Kekurangan Lantai Linoleum:

  • Tidak terlalu tahan terhadap air
  • Jarang dijumpai dipasaran
  • Permukaan warnanya mudah memudar
  • Daya tahannya tidaklah sebagus lantai kayu maupun vinyl.

Ragam Motif Lantai Linoleum Paling Laris

1. Lantai Linoleum Motif Papan Catur

Lantai Linoleum Motif Papan Catur

Bagi kamu yang ingin menciptakan kesan unik dan menarik dalam hunian, maka gunakanlah lantai Linoleum dengan motif papan catur.

Lantai Linoleum motif papan catur ini bisa kamu aplikasikan di berbagai ruangan rumah, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, ruang lantai dua, bahkan kamar mandi. Agar terlihat lebih minimalis, kamu dapat menempatkan furniture modern di ruangan sekitar.

2. Lantai Linoleum Motif Polos

Lantai Linoleum Motif Polos

Walaupun tidak memiliki corak atau motif, namun lantai linoleum polos ini mampu menghadirkan kesan yang lebih ceria dan dinamis.

Kamu juga dapat menggunakan motif lantai Linoleum ini untuk berbagai ruangan rumah, mulai dari ruang tengah, kamar tidur, dan lain sebagainya.

3. Lantai Linoleum Motif Hexagon

Lantai Linoleum Motif Hexagon

Lantai Linoleum dengan motif hexagon sangat direkomendasikan untuk dipasang diruangan yang lembab, seperti area kamar mandi dan dapur.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena penggunaan motif hexagon akan kamar mandi dan ruang dapur terlihat lebih cantik dan nyaman.

Oleh karenanya, disarankan bagi kamu untuk memilih lantai linoleum yang warnanya serasi dengan warna dinding agar tidak terkesan kontras.

4. Lantai Linoleum Motif Keramik

Lantai Linoleum Motif Keramik

Lantai Linoleum dengan motif keramik dapat menciptakan kesan rustic khas pedesaan, sehingga sangat cocok diaplikasikan di berbagai ruangan rumah.

Terutama untuk area dapur, yang mana lantai ini benar-benar sangat ideal diaplikasikan. Untuk menambah kesan natural, sebaiknya lantai Linoleum motif keramik dipadukan dengan furniture yang berbahan kayu solid.

5. Lantai Linoleum Motif Batu Alam

Lantai Linoleum Motif Batu Alam

Apabila keuanganmu tidak bisa menjangkau harga lantai batu alam, maka penggunaan lantai Linoleum dengan motif batu alam bisa kamu jadikan sebagai alternatif terbaiknya.

Lantai Linoleum motif batu alam sangat ideal diaplikasikan pada hampir semua ruangan rumah, mulai dari area ruang tamu, ruang tengah, kamar tidur, kamar mandi, hingga dapur.

Dengan menggunakan lantai Linoleum motif batu alam, tentu saja tampilan interior rumahmu akan terkesan klasik dan natural.

6. Lantai Linoleum Motif Kayu

Lantai Linoleum Motif Kayu

Jenis motif lantai linoleum terpopuler berikutnya yang akan dibahas, yakni berupa motif kayu. Ya, Linoleum motif kayu begitu kental dengan nuansa natural, mewah, dan elegan.

Bukan hanya itu saja, bahkan motif tersebut benar-benar sangat mirip dengan lantai parket solid. Sehingga tak heran jika lantai Linoleum motif kayu menjadi yang paling banyak dicari ketimbang motif lainnya.

Tips Membersihkan Lantai Linoleum

Tips Membersihkan Lantai Linoleum

1. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan

Dalam proses membersihkan lantai linoleum, tentu saja harus didukung dengan perlengkapan atau peralatan yang memadai.

Adapun mengenai beberapa peralatan yang harus kamu siapkan untuk membersihkan lantai linoleum seperti berikut:

  • Kain pel
  • Keranjang
  • Sikat gosok (bisa di skip)
  • Kain bersih atau handuk
  • Sapu dan vacuum cleaner (bila perlu)
  • Sabun deterjen

Baca juga: Begini Cara Mencuci Gorden Agar Terlihat Baru Lagi

2. Bersihkan Kotoran yang Ada

Usahakan untuk langsung membersihkan semua partikel maupun kotoran yang menempel pada permukaan lantai linoleum.

Caranya dengan menggunakan sapu atau vacuum cleaner secara menyeluruh. Selain itu, jangan lupa juga untuk membersihkan bagian sudut, celah, serta bagian bawah lantainya.

3. Lap Dengan Menggunakan Kain Mikrofiber

Untuk membersihkan sisa kotoran dan partikel kecil lainnya, kamu bisa menggunakan kain mikrofiber yang kering.

Jika sudah demikian, isi ember dengan 3,5 liter air panas lalu campurkan dengan 6 tetes sabun deterjen sambil diaduk-aduk agar tercampur rata.

Setelah itu, celupkan kain pel ke dalam ember cairan sabun tersebut, kemudian peras airnya hingga bersih. Pastikan kain pel tidak terlalu basah, karena permukaan lantai linoleum memang tidak terlalu tahan terhadap genangan air.

4. Mulai Mengepel

Apabila kain pelnya sudah tidak terlalu basah, kamu bisa langsung mengepel lantai linoleum. Disaat sudah selesai mengepel satu bagian lantai, silahkan celupkan lagi kain pel kedalam cairan sabun, peras sampai kering, kemudian pel kembali bagian lantai berikutnya.

Lakukan cara tersebut hingga semua bagian lantai di pel. Buang cairan sabun, lalu isi embernya dengan air panas yang bersih untuk membilas lantai linoleum agar bersih dari sabun.

5. Mengeringkan Lantai

Jika sudah selesai membilas lantainya, kamu harus menyingkirikan sisa air pel yang tertinggal. Caranya dengan mengelap menggunakan kain bersih atau handuk, lalu tepuk-tepuk permukaan lantainya sampai kering.

Itu dia penjelasan singkat mengenai seluk beluk lantai linoleum, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.