Yuk, Kita Berkenalan Dengan Rangka Plafon Hollow
Rangka Plafon Hollow - Hollow merupakan salah satu material besi yang memang kerap digunakan untuk kebutuhan konstruksi, termasuk rangka plafon.
Material ini terbuat dari baja ringan atau besi galvanis dengan bentuk kotak yang memiliki rongga ditengahnya.
Disisi lain, besi hollow juga memiliki bobot yang lebih ringan sehingga dapat memudahkan proses pengangkatan dan pemasangan.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai seluk beluk rangka plafon hollow, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
Rangka Plafon Hollow
1. Jenis Rangka Plafon Hollow
Pada umumnya, rangka plafon hollow tersedia kedalam dua jenis yang berbeda, yakni hollow galvanis dan hollow galvalume.
Hollow galvanis terbuat dari bahan baja yang dilapisi dengan seng untuk melindungi permukaannya dari potensi korosi.
Jenis ini bisanya digunakan untuk rangka plafon karena strukturnya yang cukup kokoh dan mudah dijumpai di pasaran.
Disisi lain, hollow galvalume menggunakan lapisan yang terdiri dari campuran aluminium, seng, dan silicon.
Lapisan tersebut berperan sebagai pelindung terhadap korosi, sehingga ideal digunakan pada konstruksi interior.
Baca selengkapnya: Kelebihan Besi Hollow Galvalume Di Bandingkan yang Lain
2. Ukuran Rangka Plafon
Rangka plafon hollow yang tersedia dipasaran memang cukup bervariasi, sehingga bisa dipilih sesuai kebutuhan.
Adapun ukuran paling umum yang tersedia, mulai dari 2 x 4 cm hingga 4 x 4 cm.
Besi hollow dengan ukuran 2 x 4 cm kerap digunakan sebagai rangka utama maupun rangka pembagi, sedangkan ukuran 4 x 4 cm lebih cocok digunakan untuk kebutuhan konstruksi yang lebih besar.
Begitu juga dengan ketebalannya yang bervariasi, mulai dari 0,3 mm hingga lebih dari 1 mm tergantung jenis produk.
Semakin tebal strukturnya, tentu sakan semakin baik juga kemampuannya dalam menopang beban berat.
Baca juga: Jenis-jenis Material Lis Plafon
3. Fungsi Rangka Hollow Pada Plafon
Fungsi utama rangka hollow adalah berperan sebagai media penopang untuk berbagai jenis material plafon.
Seperti halnya material gypsum, triplek, GRC, PVC, maupun kayu solid.
Tak hanya sebagai penopang material plafon, rangka hollow juga dapat membantu dalam menjaga permukaan plafon agar tetap rata sekaligus untuk merapikan kabel.
Dengan susunan rangka yang tepat, maka akan membuat hasil pemasangannya terlihat lebih rapi.
Bahkan, rangka tersebut dapat memudahkan proses pembagian bidang plafon yang sesuai dengan desain ruangan.
Contohnya untuk pemasangan plafon bertingkat, desain crop ceiling, maupun plafon dengan tambahan pencahayaan tersembunyi.
Melalui sistem pemasangan yang tepat, rangka hollow bisa membantu menciptakan konstruksi plafon yang lebih stabil.
4. Tips Memilih Rangka Plafon Hollow
Kualitas material rangka plafon tentu menjadi poin penting terhadap tingkat ketahanan konstruksinya.
Poin pertama yang wajib diperhatikan, yakni ketebalan rangka plafon. Ya, pilihlah rangka hollow dengan ketebalan yang sesuai kebutuhan.
Baca juga: Rangka Plafon Kayu dan tips Pemasangannya
Setelah itu, cek kondisi permukaan rangka. Pastikan produknya tidak memiliki banyak goresan, karat, atau lapisan pelindung yang terkelupas.
Dosisi lain, perhatikan juga kualitas sambungan dan sistem penggantung yang digunakan.
Jarak antar rangka wajib disesuaikan dengan jenis material plafon dan rekomendasi pemasangannya.
Jadi, anda jangan hanya mempertimbangkan karena harganya yang murah tanpa memperhatikan spesifikasi produk.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai seluk beluk rangka plafon hollow, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan penambah wawasan.




