Seperti Inilah Struktur Lapangan Basket Standar NBA dan FIBA
Lapangan basket NBA FIBA - Lapangan basket skala internasional tentunya memiliki struktur yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran pertandingan.
Akan tetapi, baik NBA maupun FIBA memiliki standar lapangan masing-masing yang mencakup berbagai hal.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai struktur lapangan basket berdasarkan standar NBA dan FIBA, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
Struktur Lapangan Basket NBA dan FIBA
1. Struktur Permukaan Lantai Lapangan
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa permukaan lantai menjadi elemen utama dalam menunjang olahraga basket.
Ya, sebab lantai menjadi area untuk berlari, melompat, berhenti, dan melakukan perubahan arah.
Untuk lapangan basket indoor standar NBA maupun FIBA, biasanya jenis bahan lantai yang digunakan berupa parket kayu solid.
Namun, struktur lantai tak hanya terdiri dari lapisan parket kayu paling atas saja, tapi juga meliputi rangka penopang, lapisan Peredam, dan subfloor.
Baca selengkapnya: Alasan Lantai Parket Kayu Cocok Untuk Lapangan Indoor
2. Struktur Ukuran dan Garis Lapangan
Menurut informasi yang didapat, ukuran lapangan menjadi poin pembeda diantara standar NBA dan FIBA.
Lapangan basket standar NBA biasanya memiliki panjang 94 kaki atau sekitar 28,65 meter dengan lebar yang mencapai 15,24 meter.
Disisi lain, lapangan basket standar FIBA memiliki ukuran panjang 28 meter dan lebar 15 meter yang diukur dari dalam garis pembatas.
Adapun struktur garis lapangan yang terdiri dari garis samping, garis akhir, garis tengah, lingkaran tengah, area tembakan bebas, serta garis tembakan tiga angka.
Setiap garis tentu memiliki posisi dan ukuran tertentu yang sesuai dengan peraturan kompetisi.
Dalam standar FIBA, garis lapangan memiliki lebar 5 cm dan harus terlihat jelas dengan warna yang kontras dari permukaan lantai.
Ya, sebab pembuatan garis yang tepat sangat membantu pemain, wasit, maupun petugas pertandingan dalam menentukan posisi dan batas permainan.
3. Struktur Ring dan Papan Pantul
Ring dan papan pantul menjadi elemen penting yang terpasang di kedua ujung lapangan.
Struktur tersebut haruslah kokoh, stabil, serta ditempatkan sesuai dengan ketentuan teknis agar bisa digunakan secara aman selama permainan.
Komponen utamanya terdiri dari tiang, papan pantul, ring, dan jaring.
Untuk lapangan basket indoor skala interinasional, maka sistem penyangga bisa menggunakan konstruksi yang terpasang di lantai maupun sistem gantung sesuai desain GORnya.
Akan tetapi, penempatan ring harus menyesuaikan dengan standar kompetisi yang digunakan.
Oleh karena itu, pembuatan lapangan basket NBA dan FIBA harus mengacu pada diagram resmi masing-masing (bukan sekedar meniru tampilan lapangannya saja).
Baca juga: Proyek Pemasangan Lantai Kayu Lapang Basket UNPRI
4. Struktur Area Pengaman dan Penopang
Perlu diketahui, bahwa struktur lapangan basket juga meliputi area bebas hambatan yang berada di luar garis permainan.
Dalam aturan FIBA, area tersebut harus memiliki lebar minimalnya 2 meter di sekeliling lapangan.
Dengan begitu, kebutuhan untuk ruang lantai secara menyeluruh mencapai sekitar 32 x 19 meter.
Tak hanya area pengaman, sistem penopang lantai juga harus dibuat sesuai dengan kondisi bangunan.
Struktur pada Lapangan basket indoor biasanya meliputi subfloor, rangka penyangga, serta lapisan parket kayu.
Sistem tersebut harus direncanakan agar permukaan lantai tetap rata, stabil, dan sesuai dengan aktivitas olahraga basket.
Nah, seperti itulah struktur lapangan basket yang berdasarkan standar NBA dan FIBA.




