Desain Secondary Skin Dengan Menggunakan WPC
Secondary skin WPC - Pada penggunaanya, Secondary skin kerap dijadikan sebagai elemen fasad pada bangunan modern.
Tak hanya memperindah eksterior rumah, keberadaan Secondary skin juga berperan sebagai lapisan pelindung tambahan pada dinding luar bangunan.
WPC (Wood Plastic Composite) merupakan salah satu material yang cocok dijadikan Secondary skin.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena WPC terbukti tahan terhadap paparan sinar matahari maupun guyuran hujan dalam jangka panjang.
Disisi lain, WPC juga tersedia kedalam berbagai varian warna dan pola yang bisa dipilih sesuai konsep bangunan.
Nah, berikut dibawah ini ada beberapa desain Secondary skin yang menggunakan material WPC.
Desain Secondary Skin WPC
1. Secondary Skin WPC Pola Vertikal
Secondary skin WPC dengan pola vertikal memang yang paling umum diaplikasikan karena dapat membuat fasad bangunan terlihat lebih tinggi sekaligus modern.
Bilahan WPC dipasang dengan pola vertikal di area balkon, jendela, maupun sebagian dinding eksterior.
Adapun jarak antar bilahnya yang bisa dibuat seragam untuk menciptakan tampilan rapi dan minimalis.
WPC yang berwarna cokelat kayu sangat cocok dikombinasikan dengan dinding warna putih, krem, atau abu-abu.
Perpaduan tersebut akan membuat fasat terkesan hangat sekaligus elegan yang cocok untuk rumah bergaya minimalis.
Baca juga: Wall Panel WPC: Pilihan Tepat Untuk Mempercantik Interior Kantor
2. Secondary Skin WPC Pola Horizontal
Apabila ingin membuat tampilan fasad yang lebih lebar, maka pemasangan papan WPC harus dilakukan secara horizontal.
Bilah WPC biasanya disusun mendatar dengan jarak tertentu, sehingga dapat menghasilkan pola garis yang simpel namun menarik.
Desain ini sangat ideal diaplikasikan pada dinding depan rumah, balkon, maupun area teras.
Atau bisa juga dikombinasikan dengan kaca berukuran besar untuk menciptakan perpaduan antara elemen kayu dan material modern.
Dalam hal ini, pilihlah WPC berwarna cokelat muda atau cokelat gelap yang sesuai desain fasad bangunan.
Jika anda lebih menyukai tampilan minimalis, gunakan bentuk fasad yang simpel tanpa harus banyak menggunakan ornamen.
3. Secondary Skin WPC di Area Balkon
Balkon menjadi salah satu area outdoor yang bisa dipercantik dengan mengunakan Secondary Skin WPC.
Bilah WPC dipasang di bagian depan balkon untuk meningkatkan privasi sekaligus menjadi aksen dekoratif.
Pemasangan pola vertikal dengan jarak antar bilah yang konsisten bisa menyuguhkan tampilan ringan.
Sedangkan penggunaan WPC motif kayu berwarna gelap akan memberikan kesan yang lebih elegan.
Untuk tampilan yang maksimal, gunakan juga lantai decking WPC, tanaman hias, serta furniture outdoor.
Melalui kombinasi tersebut, tentu area balkon terasa lebih nyaman dan menyatu dengan konsep eksterior rumah.
Baca juga: 5 Inspirasi Dinding Kayu Untuk Tampilan Rumah Mewah dan Elegan
4. Secondary Skin WPC Kombinasi Dinding dan Kaca
Desain selanjutnya adalah menggabungkan material WPC dengan bidang kaca pada fasad.
WPC bisa diaplikasikan di area sekitar jendela maupun sebagian dinding, sehingga akan menyuguhkan visual yang lebih menarik.
Perpaduan ini sangat ideal untuk bangunan rumah bergaya modern karena akan menciptakan kombinasi antara tekstur kayu dan permukaan kaca yang terkesan bersih.
Material WPC diaplikasikan sebagai elemen dekoratif sekaligus membentuk pola fasad yang menjadi ciri khas bangunannya.
Untuk tampilan yang lebih proporsional, anda harus menentukan ukuran bidang WPC dan kaca sejak awal.
Pilih WPC yang warnanya serasi dengan kusen, dinding, maupun elemen eksterior lainnya.
Itu dia berbagai desain Secondary Skin yang menggunakan WPC, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan referensi.




