Ingin Gunakan Batu Alam Untuk Lantai Rumah? Cek Dulu Jenis-jenisnya
Jenis lantai batu alam - Batu alam merupakan salah satu material alami yang paling banyak diandalkan untuk kebutuhan lantai.
Ya, selain karena tampilan visualnya yang memukau, lantai batu alam juga memiliki tingkat kekuatan dan ketahanan yang sangat baik.
Namun, ada beragam jenis lantai batu alam yang masing-masingnya memiliki ciri khas tersendiri.
Nah, berikut dibawah ini ada beberapa jenis lantai batu alam yang menarik untuk dibahas.
4 Jenis Lantai Batu Alam Terbaik
1. Batu Andesit
Pada pengaplikasiannya, Batu Andesit biasa digunakan untuk kebutuhan lantai outdoor seperti halaman, teras, garasi, atau pinggiran kolam renang.
Batu ini terbuat dari material vulkanik yang memiliki struktur kokoh dan tahan terhadap perubahan cuaca.
Adapun tekstur permukaannya yang cenderung kasar, sehingga membuatnya tidak akan licin meski terkena air.
Secara visual, Batu Andesit mengusung warna abu-abu tua hingga kehitaman dengan tampilan natural yang khas.
Dikarenakan daya tahannya yang tinggi, lantai Batu Andesit juga cocok diaplikasikan untuk kebutuhan bangunan komersial maupun fasilitas umum.
Bahkan, lantai Batu Andesit juga terbukti tahan terhadap kelembapan dan lumut.
Disisi lain, perawatan lantai Batu Andesit relatif mudah yang hanya cukup dibersihkan secara berkala untuk membuat permukaannya tetap bersih.
Dari segi harga, lantai Batu Andesit cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis batu alam lainnya lho.
Baca juga: Jenis-jenis Lantai Kayu Solid
2. Batu Slate
Ciri khas Batu Slate terdapat pada bentuknya yang berupa lapisan-lapisan tipis dengan tekstur alami.
Material ini terbuat melalui proses metamorphosis serpihan batu, sehingga dapat menciptakan permukaan yang khas dan berbeda dari jenis batu alam lain.
Adapun warna Batu Slate yang cukup bervariasi, mulai dari hitam, hijau tua, cokelat tua, hingga abu-abu.
Lantai Batu Slate cocok digunakan untuk area indoor dan outdoor, karena tampilannya yang artistik sekaligus tahan lama.
Terlebih permukaannya yang memiliki tekstur alami, sehingga dapat menciptakan kesan hangat dan natural pada ruangan.
Tak hanya itu, lantai Batu Slate juga aman digunakan di area basah seperti kamar mandi atau kolam renang karena tidak licin saat terkena air.
Keunggulan lain dari lantai Batu Slate, yakni bentuk dan pola alaminya yang bervariasi.
Bagaimana tidak? Sebab setiap potongan batunya hadir dengan tampilan berbeda, sehingga membuatnya terkesan menarik.
Akan tetapi, proses pemasangan lantai Batu Slate memang memerlukan ketelitian tinggi untuk mendapatkan hasill akhir yang rapi dan presisi.
3. Batu Marmer
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa marmer merupakan salah satu jenis material batu alam yang termasuk kedalam premium.
Batu marmer terbentuk melalui proses metamorphosis batu kapur dalam waktu yang sangat lama, sehingga dapat menghasilkan pola khas yang unik.
Ya, setiap lembaran marmer memiliki motif berbeda yang membuatnya terlihat lebih mewah dibanding jenis batu alam lain.
Batu marmer terdiri dari beragam varian warna, mulai dari krem, putih, abu-abu, hitam, hijau, dan masih banyak lagi.
Permukaannya juga bisa dibuat lebih mengkilap melalui proses polisihing, sehingga ia bisa memantulkan cahaya sekaligus terlihat elegan.
Berkat tampilannya yang eksklusif, batu marmer kerap diaplikasikan untuk lantai pada bangunan komersil seperti perhotelan, restoran, hingga hunian mewah.
Baca selengkapnya: Spesifikasi Lantai Marmer
4. Batu Travertine
Selanjutnya ada jenis Batu Travertine yang mengusung tampilan klasik sekaligus elegan.
Batu ini terbentuk dari proses endapan mineral alami di sekitar sumber air panas dan batu kapur, sehingga permukaannya tampak berpori-pori.
Batu Travertine biasanya hadir dengan warna krem, cokelat muda, beige, dan ivory yang dapat menciptakan kesan kehangatan didalam ruangan.
Tentunya lantai Batu Travertine sangat ideal diaplikasikan pada interior rumah yang bergaya klasik, modern minimalis, atau Scandinavian.
Tak hanya untuk indoor, bahkan lantai Batu Travertine juga bisa anda pasang di area outdoor.
Disisi lain, motif lantai Batu Travertine cenderung lebih tenang dan tidak terlalu mencolok ketimbang marmer.
Akan tetapi, lantai Batu Travertine yang memiliki pori-pori mudah menyerap cairan dan debu sehingga membutuhkan perawatan rutin.
Itu sebabnya, mengapa permukaan Batu Travertine selalu dilapisi dengan sealant untuk membuatnya lebih tahan terhadap noda dan kelembapan.
Melalui perawatan yang tepat, lantai Batu Travertine bisa lebih awet dan bernilai estetika tinggi.
Nah, itu dia beberapa jenis material batu alam yang dapat anda pilih untuk kebutuhan lantai indoor maupun outdoor.




